BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS �

Senin, 11 Januari 2010

tugas UAS

TUGAS PBO Putu Agus Ferdiana

INHERITANCE AND POLYMORPHISM 008 01 242

// class Animal

public class Animal {

private int weight;

public Animal(int w) { weight=w; }

public void setWeight(int w) { weight = w; }

public int getWeight() { return weight; }

public void talk() {

System.out.println("An animal can't talk");

}

}

// class Cow

public class Cow extends Animal {

public Cow() { super(100); }

public void talk() {

System.out.println("Moo!");

}

}

// class Pig

public class Pig extends Animal {

public Pig() { super(40); }

public void talk() {

System.out.println("Grunt!");

}

}

// class Sheep

public class Sheep extends Animal {

public Sheep() { super(65); }

public void talk() {

System.out.println("Baa!");

}

}

// class Bebek

public class Bebek extends Animal {

public Bebek() { super(35); }

public int jumlahTelur=3;

public void talk() {

System.out.println("Kweek!");

}

}

// class Main

public class FarmExample{

public static void main(String[] args) {

Animal[] farm = {new Cow(), new Pig(), new Sheep(), new Bebek()};

Bebek b = new Bebek();

int totalWeight = 0;

for (int i=0; i

totalWeight += farm[i].getWeight();

System.out.println("The total weight of the " + "animals is " + totalWeight);

System.out.println("The animals say:");

for (int i=0; i

farm[i].talk();

System.out.println("Jumlah Telur Bebek adalah "+b.jumlahTelur);

}

}

Output program :

The total weight of the animals is 240

The animals say:

Moo!

Grunt!

Baa!

Kweek!

Jumlah Telur Bebek adalah 3


Permasalahan yang Umum pada Polymorphism :

Konsep Dasar Polymorphism dalam Java

Polymorphism adalah salah satu dari tiga kemampuan yang mendasar yang dimiliki oleh OOP, setelah data abstraction dan inheritance.

Polymorphism menyediakan cara yang berbeda pada pemisahan interface dari implementasinya, untuk memasangkan ulang apa dari bagaimana. Polymorphism memberikan organisasi kode yang lebih baik dan kode menjadi lebih mudah dibaca, juga memberikan suatu kemampuan pada program untuk berkembang secara terus menerus baik pada tahap pengembangan awal ataupun pada saat ingin menambahkan kemampuan-kemampuan yang baru.

Encapsulation membuat tipe data yang baru dengan mengkombinasikan karakteristik-karakteristik dan perilaku-perilaku. Dengan menggunakan kata kunci private kita dapat menyembunyikan interface dari implementasi. Cara yang seperti ini dapat memudahkan para programmer yang mempunyai background prosedural. Tetapi polymorphism menangani decoupling dalam bentuk types. Kita mengetahui kalau inheritance memperbolehkan perlakuan yang sama pada object turunan maupun object asal. Kemampuan ini sangat penting karena memperbolehkan beberapa tipe yang ada (turunan dari tipe asal yang sama) mendapat perlakuan seperti kalau mereka itu satu tipe, dan hanya dibutuhkan satu kode saja untuk mengakses keseluruhan tipe yang ada. Metode polymorphism ini memperbolehkan untuk memanggil satu tipe untuk mengekspresikan perbedaannya dari tipe yang lainnya, yang sejenis, selama mereka diturunkan dari tipe asal yang sama. Perbedaan ini diekspresikan melalui perbedaan-perbedaan dalam perilaku dari metoda-metoda yang dapat kita panggil dari class asal.

Dalam pembahasan ini kita akan menjelaskan tentang polymorphism (juga disebut sebagai dynamic binding atau late binding atau run-time binding) mulai dari yang paling dasar, dengan contoh yang membeberkan tentang pengaruh polymophism dalam program yang akan dibuat.

Sebelumnya kita mengetahui kalau sebuah object dapat digunakan sebagai tipenya sendiri atau sebagai object dari tipe asalnya. Mengambil handle sebuah object dan memperlakukannya sebagai handle dari tipe asal disebut sebagai upcasting karena urutan dari cabang-cabang inheritance digambarkan class asal terletak yang paling atas.

Kita juga akan menemui sebuah masalah seperti yang tertera dari kode berikut ini:

//: Music.java

// Inheritance & upcasting

package c07;

class Note {

private int value;

private Note(int val) { value = val; }

public static final Note

middleC = new Note(0),

cSharp = new Note(1),

cFlat = new Note(2);

} // Etc.

class Instrument {

public void play(Note n) {

System.out.println(\"Instrument.play()\");

}

}

// Wind objects are instruments

// because they have the same interface:

class Wind extends Instrument {

// Redefine interface method:

public void play(Note n) {

System.out.println(\"Wind.play()\");

}

}

public class Music {

public static void tune(Instrument i) {

// ...

i.play(Note.middleC);

}

public static void main(String[] args) {

Wind flute = new Wind();

tune(flute); // Upcasting

}

} ///:~

Metode diatas Music.tune() menerima sebuah handle Instrument, tetapi juga segala sesuatunya yang diturunkan dari Instrument. Didalam main(), kita dapat melihat semua ini terjadi sebagai sebuah handle Wind dilewatkan ke tune(), dengan tanpa cast sama sekali. Ini semua masih dapat diterima, interface dari Instrument harus muncul didalam Wind, karena Wind diturunkkan dari Instrument. Upcasting dari Wind ke Instrument bisa membuat “narrow” pada interface tersebut, tapi semua ini tidak dapat mengurangi interface keseluruhan dari Instrument.

Program berikut ini mungkin akan tampak aneh. Mengapa kita secara sengaja melupakan tipe dari sebuah object ? Ini semua dapat terjadi bila kita melakukan upcast, dan menjadikannya kelihatan seperti kalau tune() secara langsung mengambil handle dari Wind sebagai sebuah argumen. Ini semua membuat sesuatu yang mendasar : Kalau kita melakukannya, kita harus menuliskan tune() yang baru untuk setiap Instrument didalam system kita. Anggap saja kita mengikuti alasan ini dan menambahkan instrument Stringed dan Brass :

//: Music2.java

// Overloading instead of upcasting

class Note2 {

private int value;

private Note2(int val) { value = val; }

public static final Note2

middleC = new Note2(0),

cSharp = new Note2(1),

cFlat = new Note2(2);

} // Etc.

class Instrument2 {

public void play(Note2 n) {

System.out.println(\"Instrument2.play()\");

}

}

class Wind2 extends Instrument2 {

public void play(Note2 n) {

System.out.println(\"Wind2.play()\");

}

}

class Stringed2 extends Instrument2 {

public void play(Note2 n) {

System.out.println(\"Stringed2.play()\");

}

}

class Brass2 extends Instrument2 {

public void play(Note2 n) {

System.out.println(\"Brass2.play()\");

}

}

public class Music2 {

public static void tune(Wind2 i) {

i.play(Note2.middleC);

}

public static void tune(Stringed2 i) {

i.play(Note2.middleC);

}

public static void tune(Brass2 i) {

i.play(Note2.middleC);

}

public static void main(String[] args) {

Wind2 flute = new Wind2();

Stringed2 violin = new Stringed2();

Brass2 frenchHorn = new Brass2();

tune(flute); // No upcasting

tune(violin);

tune(frenchHorn);

}

} ///:~

Kode diatas dapat dijalankan, tetapi disana ada kekurangan terbesar. Kita harus menuliskan metoda tipe yang spesifik untuk setiap class Instrument2 yang baru kita tambahkan. Ini semua berarti makin banyak kode yang akan kita tulis, tetapi juga berarti kalau kita ingin menambahkan sebuah metoda baru seperti tune() atau sebuah tipe baru dari Instrument, kita mendapatkan kalau perkerjaan kita makin banyak. Dengan menambahkan fakta bahwa kompiler tidak akan memberikan pesan-pesan kesalahan kalau kita lupa meng overload salah satu dari metoda-metoda kita dan seluruh proses pekerjaan dengan tipe menjadi tidak dapat ditangani.

Bukankah dapat menjadi lebih menyenangkan kalau kita hanya menuliskan satu metoda saja yang dapat mengambil class asal sebagai argumennya, dan bukan dari semua class-class turunannya. Itulah memang lebih memudahkan bila kita melupakan adanya class-class turunan, dan menuliskan kode yang hanya berkomunikasi dengan class asal?

Itulah apa yang disediakan oleh polymorphism. Walau bagaimanapun kebanyakan programmer (yang berasal dari latar belakang prosedural) mempunyai sedikit kesulitan untuk beradaptasi dengan polymorphism.

Kesimpulan

Dengan polymorphism pekerjaan seorang programmer dapat dimudahkan dengan menuliskan kode yang lebih sedikit. Untuk mengakses class-class turunan tidak dibutuhkan penulisan kode yang berlainan.

Selasa, 05 Januari 2010

polymorphisme PBO

Polimorphisme adalah kemampuan dari sebuah ojectuntuk memperbolehkan mengambil beberapa bentuk yang berbeda.Secara harafiah,"poli" berarti banyak sementara "morph" berarti bentuk.Menunjuk pada contoh sebelumnya pada pewarisan,kita lihat bahwa object SuperHero dapat juga menjadi object flayingSuperHero atau object UnderwaterSuperHero.

• Inheritance dan overriding menyebabkan munculnya polymorphism (literally ‘banyak bentuk’) – salah satu ciri dan kelebihan dari object-oriented programming.

• Cow adalah subclass dari Animal, maka pemrogram dapat merujuk ke obyek Cow sebagai Animal atau Cow. Kedua pernyataan berikut benar:

– Cow daisy = new Cow();

– Animal daisy = new Cow();

• Mengapa? Karena Cow adalah subclass dari Animal (Cow adalah a kind of Animal), maka Cow mempunyai fungsionalitas dari superclassnya.

• Baris berikut salah:

– Cow daisy = new Animal(); // SALAH

• Mengapa? Cow mungkin mempunyai fungionalitas tambahan yang tidak diimplementasikan dalam superclass Animal (Animal bukan a kind of Cow).

– public class FarmExample {

• public static void main(String[] args) {

– Animal[] farm = {new Cow(), new Pig(),

new Sheep()};

– System.out.println("The animals say:");

– for (int i=0; i

– farm[i].talk();

• }

– }

• Keluaran dari program ini adalah

– The animals say:

– Moo!

– Grunt!

– Baa!

• Ada dua prinsip yang mendasari polymorphism:

– An object always retains the identity of the class from which it was created.

– When a method is invoked on an object, the method associated with the class of the object is always used.

• Keputusan mengenai metode mana yang akan dipanggil tidak dapat ditentukan oleh compiler; tetapi ditentukan saat run time. Java menggunakan dynamic binding bukan static binding.

• Contoh, Menghitung total berat semua hewan pada lahan peternakan:

• Konstruksi suatu obyek diawali oleh konstruksi obyek superclass (melalui constructor); perilaku contructor superclass dapat dipanggil dan dilengkapi fungsinya dengan perintah super() di dalam constructor subclass.

• Polymorphism mengacu kepada kemampuan untuk menjalankan suatu metode bergantung pada class obyek.

• Java menerapkan dynamic binding untuk memutuskan metode mana yang dijalankan saat runtime.

• Polymorphism memungkinkan koleksi heterogen diperlakukan secara seragam.

• Casting kadang diperlukan untuk memastikan bahwa metode yang tepat akan dijalankan saat run time.

Senin, 14 Desember 2009

Materi Perkuliahan

Download Materi perkuliahan tinggal klik :

Aljabar linier :


Basis Data :
BASIS DATA-1.ppt
BASIS DATA-2 (DBMS).ppt
BASIS DATA-3_3 (ERD).ppt



Interaksi Manusia dan Komputer
1-Pengantar IMK.ppt
2-Komponen IMK-Manusia.ppt
3-Komponen IMK-Teknologi.ppt
4-Ergonomi.ppt
5-Model-Dialog.ppt
6-Prinsip Desain IMK.ppt
7-Prinsip Desain-Prototyping.ppt
8-Desain Interface.PPT
9-Tahapan Desain Interface.PPT
10-GUI Controls for Input Design.ppt
11-Web Design.ppt
12-Mistakes in Web Design.PPT
13-doc help.ppt
Manusia dan komputer.docx


masih dalam proses pengumpulan materi...!!

STRUKTUR DATA sorting & searching

Untuk lebih jelasnya dapat di download di
4share.com
dengan link sebagai berikut :

http://www.4shared.com/file/173281728/415d64d/tugas_Struktur_Data.html

atau klik :

tugas Struktur Data.ppt

Senin, 02 November 2009

INterface Data Mahasiswa



Interface Data Mahasiswa

data yang telah di isi dengan lengkap dan benar, disimpan dengan klik tombol SAVE. kemudian muncul jendela kecil yang menanyakan keyakinan untuk menyimpan.











Jika dalam penginputan mengeklik cancel maka akan ada feedback seperti berikut :












Tampilan setelah di simpan





terdapat tombol edit untuk merubah/mengedit data yang sudah tersimpan













Menggunakan aplikasi CorelDRAW 12

Jumat, 02 Oktober 2009

Interface pada sebuah software kasir/penjualan.


Tampilan jumlah total sudah cukup jelas, tata letak yang cukup sederhana memudahkan pengguna (kasir) menjalankan program dan pembelipun percaya dengan hasil dari total belanjanya.
Menurut saya sisa kembali perlu diperbesar sekitar setengah dari ukuran total harga, sebab untuk mempermudah pembeli mengetahui jumblah kembaliannya dan dapat mengecek jumlah kembaliannya.

Senin, 22 Juni 2009













KERABAT KoTaK

Bagian-bagian pada motherboard










bagian dari motherboard:
1.processor
2.slot RAM
3.power ATX
4. slot IDE 1 (primary)
slot IDE 2 (secondary)
5. slot AGP
6. Slot PCI
7. slot floopy disk
8. port usb,port pararel,pS 2
9. tombol casing
10. chipset


fungsi: sebagai papan utama untuk merakitkan komponen-komponen serta menghubungkan semua device dan peripheral seperti : processor, ram, bios, vga card, sound card,lan card dan untuk menghubungkan dengan berbagai hardware lainnya.

2. Gambar tersebut adalah VGA card yang biasanya di tempatkan pada slot AGP dan kegunaanya yaitu untuk memproses segala yang berhubungan dengan grafis atau tampilan. Komponen ini juga menghubungkan komputer kita dengan monitor sehingga sinyal digital gambar bisa diubah menjadi sesuatu yang kita bisa lihat pada layar monitor. Biasanya komputer tidak akan bisa hidup tanpa adanya kartu VGA ini.

3. cara mengecek:
  • cek semua komponen dan peripheral. perikasa apakah skrup semua terpasang dan kabel yang ada sudah tertancap dengan benar
  • Lihat fan sudah berputar atau tidak
  • Lihat lampu indikator pada monitor bila ada kerusakan maka lampu tersebut berkedip-kedip atau berwarna orange
  • Terdengar bunyi beep apabila sudah terpasang speaker
  • pastikan tidak ada pesan error pada tampilan monitor
  • apabila terjadi sesuatu maka dapat mengeceknya dengan masuk pada BIOS. cek kembali status dari setiap komponen, baik tegangan maupun yang lainnya.
  • jason mraz – i’m yours


    Well you done done me and you bet I felt it

    I tried to be chill but you’re so hot that I melted

    I fell right through the cracks

    and now I’m trying to get back

    Before the cool done run out

    I’ll be giving it my bestest

    Nothing’s going to stop me but divine intervention

    I reckon its again my turn to win some or learn some


    I won’t hesitate no more, no more

    It cannot wait, I’m yours


    Well open up your mind and see like me

    Open up your plans and damn you’re free

    Look into your heart and you’ll find love love love

    Listen to the music of the moment maybe sing with me

    Ah, la peaceful melodys

    It’s your God-forsaken right to be loved love loved love love


    So I won’t hesitate no more, no more

    It cannot wait I’m sure

    There’s no need to complicate

    Our time is short

    This is our fate, I’m yours


    I’ve been spending way too long checking my tongue in the mirror

    And bending over backwards just to try to see it clearer

    But my breath fogged up the glass

    And so I drew a new face and laughed

    I guess what I’m saying is there ain’t no better reason

    To rid yourself of vanity and just go with the seasons

    It’s what we aim to do

    Our name is our virtue


    I won’t hesitate no more, no more

    It cannot wait I’m sure

    There’s no need to complicate

    Our time is short

    This is our fate, I’m yours


    Well no no, well open up your mind and see like me

    Open up your plans and damn you’re free

    Look into your heart and you’ll find love love love love

    Listen to the music of the moment come and dance with me

    ah, la one big family (2nd time: ah, la happy family)

    It’s your God-forsaken right to be loved love love love


    I won’t hesitate no more

    Oh no more no more no more

    It’s your God-forsaken right to be loved, I’m sure

    Theres no need to complicate

    Our time is short

    This is our fate, I’m yours


    No I won’t hesitate no more, no more

    This cannot wait I’m sure

    There’s no need to complicate

    Our time is short

    This is our fate, I’m yours, I’m yours



    Lirik lagu jason mraz – i’m yours ini dipersembahkan oleh LirikLaguIndonesia.Net. Kunjungi DownloadLaguIndonesia.Net untuk download MP3 jason mraz – i’m yours.

    Jumat, 05 Juni 2009

    tugas PTI : Cari kegunaan masing-masing protokol yang terdapat di tiap lapisan model DARPA (TCP/IP)
    TCP / IP merupakan standar industri set protokol dikembangkan oleh US Department of Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) pada 1969. It peta TCP / IP protokol ke empat lapisan model konseptual dikenal sebagai model DARPA. Ia sering dibandingkan dengan masih lahir Protokol OSI Layers. The four layers of the DARPA model are: Empat lapisan dari model DARPA adalah:


    1.Aplikasi,

    2.Transport , Transportasi,

    3.Internet, Internet,

    4.Network Interface, Antarmuka jaringan


    1. Lapisan aplikasi

    * Mengacu kepada standar layanan jaringan seperti http, ftp, telnet serta komunikasi metode yang digunakan oleh berbagai program aplikasi.
    * Mendefinisikan kompatibel juga perwakilan dari semua data.

    2. Transport Layer

    * Mengelola transfer data dengan menggunakan berorientasi koneksi (TCP) dan hubungan (UDP) transportasi protokol.
    * Mengelola sambungan antara aplikasi jaringan.

    3. Internet lapisan

    * Mengelola dan menangani paket-paket dari pengiriman paket antara jaringan.
    * Fragmen paket sehingga mereka dapat dengan oleh lapisan tingkat rendah (Network Interface Layer Network).

    4. Antarmuka jaringan lapisan

    * Mengirimkan data melalui link fisik (Ethernet yang paling umum adalah tingkat protokol link).
    * Menyediakan deteksi kesalahan paket dan framing.

    Setiap lapisan pada model DARPA berkaitan dengan satu atau lebih dari lapisan-lapisan tujuh Interkoneksi Sistem Terbuka (OSI) model. Yang terakhir adalah murni birokratis penemuan oleh salah satu semi-sia-sia organisasi internasional dan memiliki nilai baik teoritis (yang agak naif melihat pada lapisan) atau kepentingan praktis (TCP-IP adalah raja dari bukit), namun tetap setiap tahun siswa yang disiksa dengan ini crap dan perlu mengingat yang berhubungan antara TCP-IP lapisan dan lapisan OSI.

    Rabu, 03 Juni 2009


    Nama : I Putu Kusuma Dana ( biasa dipanggil PEPI)

    sifat yang menonjol : Baik, suka bercanda, lucu, guyonan, setia kawan n setia pacar... hehehe... n msih banyak lagi yang tidak bisa dijelasin dengan kata2 cz orangnya rada aneh....

    Nama : I Ketut Agus Purwa Palguna

    sifat yang menonjol : konyol, guyon, lucu, suka bercanda, rajin, setia kawan, suka membantu teman, dan masih banyak lagi yang lainnya.

    Minggu, 29 Maret 2009

    ferdy_4g0e5

    4g0e5_ferdy

    Keunggulan dan kekurangan Printer Dot Matrix dibandingkan Inkjet

    tugas 1 PTI

    keunggulan dan kekurangan printer

    Keunggulan Printer Dot Matrix dibandingkan Inkjet / Laser, antara lain :
    - printer ini masih banyak digunakan karena memang terkenal awet.
    - pita printer dot-matrix jauh lebih murah dibandingkan dengan toner (tinta) untuk printer jenis inkjet dan laserjet.
    - Jenis printer dot-matrix sangatlah bervariasi, ada yang berjenis color dan ada pula yang non-color.
    - Untuk printer color, digunakan pita (karbon/ribon) khusus yang mempunyai 4 warna, yaitu hitam, biru, merah dan kuning.
    - Dapat mencetak rangkap sekaligus.
    - Dapat mencetak ukuran kertas yang lebar.
    Kekurangan Printer Dot Matrix dibandingkan Inkjet / Laser, antara lain :
    - pencetak yang resolusi cetaknya masih sangat rendah.
    - ketika sedang mencetak, printer jenis ini suaranya cenderung keras
    - kualitas untuk mencetak gambar kurang baik karena gambar yang tercetak akan terlihat seperti titik-titik yang saling berhubungan.
    - Dpi dan Ppm rendah.
    - Geraknya sangat lambat.
    - Warna yang dihasilkan tidak bervariasi.


    Keunggulan Printer Inkjet dibandingkan Dot Matrix dan Laser, antara lain :
    - Tinta untuk mencetak dan kualitas untuk mencetak gambar berwarna cukup bagus.
    - Menggunakan teknik semprot, maka printer jenis ini sama sekali tidak menimbulkan suara/brisik seperti halnya printer-printer sebelumnya.
    - Menggunakan resolusi cetak yang tinggi (minimal 300 dpi/dot per-inchie), maka hasil cetakkan printer jenis ini biasanya lebih bagus apabila dibanding dengan jenis printer sebelumnya, pada khususnya dalam menghasilkan gambar ataupun grafik.
    - Dpi dan Ppm lebih tinggi dibandingkan dot matrix.
    - Kebih mudah mencetak gambar dan warna.
    - Kemampuan mencetak sampai kertas yang lebar dengan kualitas yang baik.
    Kekurangan Printer Inkjet dibandingkan Dot Matrix dan Laser, antara lain :
    - tidak bisa mencetak secara rangkap pada saat bersamaan.
    - biaya operasional lebih mahal.
    - waktu mencetak menjadi lebih panjang.


    Keunggulan Printer Laser dibandingkan Printer Dot Matrix dan Inkjet, antara lain :
    - Daya cetaknya juga cukup banyak bisa mencapai lebih dari 10 lembar per menit.
    - Kualitas hasil cetak laser printer pun sangat bagus, sehingga mirip sekali dengan aslinya.
    - Hasil cetakan cepat kering.
    - Pilihan huruf yang dimiliki juga sangat beragam, demikian pula style ataupun bentuk dari huruf yang bersangkutan
    - Printer jenis ini memakai sistem yang hampir sama dengan sistem yang dipakai oleh mesin foto-copy, sehingga hasil cetakkannya jauh lebih rapi jika dibanding dengan printer-printer sebelumnya.
    - Dpi dan Ppm sangat tinggi.
    - Efisien untuk mencetak hitam putih.
    - Kapasitas warna lebih banyak.
    Kekurangan Printer Laser dibandingkan Printer Dot Matrix dan Inkjet, antara lain :
    - Tetapi harga printer ini cukup mahal.
    - Biaya operasional tinggi.
    - Tidak dapat digunakan secara terus menerus.


    Kamis, 19 Maret 2009

    Core i7, Generasi Terbaru Processor Intel

    corei7.png Intel akan mengeluarkan processor generasi terbarunya di awal bulan November 2008. Processor ini merupakan generasi penerus dari processor sebelumnya dengan tetap menggunakan nama Core , walaupun secara microarsitektur sudah berbeda dengan Core 2 dan Core. Sebelumnya kebanyakan orang menduga bahwa Intel akan memberikan nama processor terbarunya ini dengan nama Core 3, tetapi kenyataannya pada beberapa bulan yang lalu Intel secara resmi menamakannya Core i7 .

    Processor ini juga bisa disebut atau mempunyai code name Nehalem . Kita sebagai konsumen di Indonesia akan lebih sulit menyebut nama baru processor ini tentunya, tidak seperti legenda Pentium, hampir semua orang jika ingin membeli komputer pasti akan bertanya, “Pentium apa bukan?” Proses pengenalan nama Core kemudian Core 2 diawal peluncuran processor tersebut saja sudah cukup susah, sekarang berganti dengan Core i7 tentu saja akan lebih susah lagi, tapi justru inilah yang menjadi rahasia dari Intel dalam melakukan branding produknya.
    Apa saja yang istimewa dari Processor Core i7 ini? Apa saja teknologi yang diusungnya? Secara garis besar dapat disebutkan spesifikasi processor Core i7 yang berbeda dengan processor – processor Intel sebelumnya, diantaranya :
    - Memiliki performa lebih tinggi dan lebih efisien dalam penggunaan energi dibandingkan dengan prosessor generasi sebelumnya.
    - FSB ( Front Side Bus) digantikan dengan QuickPath Interface. Sementara ini hanya chipset yang mendukung QuickPath Interface saja yang bisa menggunakan processor ini, misal chipset Intel X58.
    - Memory Controller ada dalam processor, tidak seperti yang sebelumnya terpisah dalam chip tersendiri. Dengan teknologi ini memori akan langsung terhubung dengan processor. Rupanya Intel cukup terkesan dengan pesaingnya –AMD yang sudah sejak lama menggunakan teknologi ini.
    - Support Three Channel Memory , tiap – tiap kanal berisi 2 slot memori, sehingga total slot yang ada dalam mainboard yang mendukung processor ini ada 6 slot. Tentu saja kapasitas memori yang bisa disupport oleh processor ini akan semakin besar.
    - Processor Core i7 sementara ini hanya mendukung memori jenis DDR 3.
    - Core i7 menggunakan single-die device : core (inti processor) , memory controller (kontrol memori), dan cache berada dalam satu die.
    - Menggunakan tipe socket baru yaitu Socket B ( Socket LGA 1366)

    Selain hal-hal baru diatas, ternyata justru didalam processor Core i7 ini menggunakan kembali teknologi lama Intel Pentium yang sudah tidak diaplikasikan didalam generasi Intel Core, yaitu Hyper-Threading . Dengan adanya teknologi Hyper-Threading ini dalam sistem operasi ( Windows,Linux, dll) seolah – olah inti processor akan menjadi 2 kali lipatnya, misalnya : dalam sistem operasi processor Core i7 4 core akan terdeteksi menjadi 8 core.
    Jenis-jenis processor Core i7 yang sudah dirilis adalah jenis Extreem Edition dan yang biasa, beberapa diantaranya adalah :
    - Core i7 965 Extrem Edition , dengan Clock 3,2 Ghz, 8 MB L3 Cache , 45 nm, Socket LGA 1366
    - Core i7 940, dengan Clock 2,93 Ghz, 8 MB L3 cache, 45 nm, Socket LGA 1366
    - Core i7 920, dengan Clock 2,66 Ghz ,8 MB L3 Cache, 45 nm, Socket LGA 1366
    Semua processor diatas mempunyai 4 core ( 4 inti processor) atau lebih sering disebut dengan Quad Processor. Untuk versi yang lebih rendah misalnya Dual Core sementara ini Intel belum memberikan data secara resmi.


    Widayana Kurniawan
    Quadra Jakal Computer

    Tulisan dimuat di JawaPos Radar Jogja Tanggal 14 Oktober 2008

    Senin, 16 Maret 2009

    Honda's Puyo Is Soft, Does 360s In Place


    puyo.jpg

    Not to be outdone by Nissan and their cute little Pivo 2 Honda showed off the Puyo (which I thought was Spanish for a woman's genitals) concept van/box thing in Tokyo this week. It has a gel-like outer shell instead of sheet metal that's supposed to be a lot more resilient and safe in collisions. The wheels are from a go-cart (okay, maybe not) and are pushed all the way out to the corners, so the car can do 360s in place. To jack up its coolness factor from 0 to 1, it has scissor-wing doors. Nice try Honda, but I wouldn't be caught dead in it. I would be caught having sex with a prostitute in it though. Because that's how I roll.

    One more of the doors open after the jump.



    Merakit komputer (part 1)

    Pernah terlintas dalam benak Anda untuk memiliki komputer dengan performa yang oke ? Saya yakin pernah. Nah, untuk Anda yang menginginkan sebuah komputer yang sesuai dengan keinginan Anda, ada baiknya Anda tidak membeli yang langsung sudah jadi. Akan tetapi Anda dapat membeli sesuai dengan kebutuhan, spesifikasi yang diinginkan, dan tentu saja disesuaikan dengan kondisi keuangan Anda. Dan Anda dapat merakit sebuah komputer yang benar-benar sesuai dengan yang Anda perlukan.

    Merakit komputer merupakan sesuatu yang “mengasyikkan” bagi yang suka “ngotak-atik” komputer. Sebelum mulai merakit komputer, persiapkan dulu komponen-komponennya, seperti casing ( termasuk catu daya ), motherboard, processor ( heatsink dan kipasnya ), memory, kartu grafis ( VGA), harddisk, CD drive ( CD-RW, DVD ROM, DVD R/RW), floppy drive/disk drive, monitor, speaker, keyboard dan mouse. Kemudian juga kumpulkan CD driver dan CD sistem operasi serta software yang diperlukan. Disamping itu kabel-kabel yang diperlukan, seperti kabel data IDE, kabel floppy, kabel audio, kabel daya dan kabel-kabel lainnya. Jangan lupa pula obeng, tang dan pinset. Langkah-langkah untuk merakit PC adalah sebagai berikut:

    1. Memeriksa Motherboard.

    a. Pertama-tama siapkan Motherboardnya.
    Perhatikan contoh motherboard berikut :

    b. Buka buku manual, dan lihat apakah motherboard tersebut memerlukan pengaturan khusus melalui jumper atau dip switch.
    Biasanya hal ini disesuaikan dengan clock speed dari processor yang digunakan dan RAM yang dipasang pada motherboard.

    c. Seteleh itu buka pengunci socket processor.
    Membuka pengunci socket processor, biasanya dilakukan dengan menggerakkan pengunci tersebut sedikit ke sisi kanan baru kemudian ditarik/diangkat ke atas.

    2. Ambil Processor.

    a. Perhatikan bahwa processor mempunyai tanda di satu sudutnya, dalam hal ini ditandai dengan lubang dan panah.

    b. Cocokan tanda tersebut dengan tanda di socket processor.

    c. Jika Anda melakukan hal tersebut di atas dengan tepat, maka processor akan dapat dimasukkan ke socketnya tanpa perlu tenaga yang besar, kemudian kunci kembali socket tersebut.

    3. Memasang Heatsink dan Kipas Pendingin.

    a. Untuk memasang heatsink, biasanya motherboard atau socketnya sudah ada tempat pengait atau bingakai. Sebelum memasang, perhatikan posisi kabel daya untuk kipas dengan lokasi connector dayanya. Cari jarak terpendek agar kabel daya itu tidak bersinggungan dengan kipas. Cocokkan bingkai atau pengait tadi dengan heatsink, dan pasang heatsink tersebut. Dalam contoh heatsink Pentium 4 kali ini cukup tekan kedua sisinya, kemudian kunci heatsink tersebut dan sambungkan kabel daya kipasnya ke motherboard.


    /* Style Definitions */
    table.MsoNormalTable
    {mso-style-name:”Table Normal”;
    mso-tstyle-rowband-size:0;
    mso-tstyle-colband-size:0;
    mso-style-noshow:yes;
    mso-style-parent:”";
    mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
    mso-para-margin:0cm;
    mso-para-margin-bottom:.0001pt;
    mso-pagination:widow-orphan;
    font-size:10.0pt;
    font-family:”Times New Roman”;
    mso-ansi-language:#0400;
    mso-fareast-language:#0400;
    mso-bidi-language:#0400;}

    4. Memasang Memory (RAM).

    a. Buka pengunci slot memory di kedua sisinya pada motherboard.

    b. Perhatikan bahwa setiap keping memori memiliki celah atau takik di sisi bawahnya.

    c. Cocokkan celah ini dengan slot memori. Jika saudara memaksakan memasang memory dengan arah yang salah, maka dapat merusakkan memory atau bahkan motherboardnya.

    d. Tekan keping memori di kedua sisinya sehingga terdengar suara klik, dan penguncinya akan menutup sendiri.

    5. Menyiapkan Casing.

    a. Ambil casing.

    b. Buka panel sampingnya.

    c. Cocokkan motherboard dengan dudukannya di casing.

    d. Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah panel belakang. Mungkin ada yang harus dibuka atau bahkan ada yang harus diganti jika motherboard saudara memiliki connector tambahan dan juga dudukan motherboard itu sendiri. Gunakan kaki-kaki yang disediakan untuk menambah dudukan tersebut. Pastikan kaki-kaki tersebut akan mendukung motherboard saudara di bagian yang membutuhkan tekanan kuat, seperti socket processor atau slot memory. Jangan lupa setiap dudukan motherboard yang ada lubang bautnya harus dikasih sekrup / baut, agar kedudukannya kuat ( tidak goyah ).

    6. Memasang Motherboard.

    Siapkan sekrup-sekrup dan obeng, kemudian pasang motherboard saudara dengan benar pada dudukan yang tersedia.

    7. Memasang Kartu Grafis.

    a. Cari slot AGP, jika kartu grafis anda bertipe AGP, dan juga lihat di panel belakang, panel mana yang perlu dilepas.

    b. Masukkan kartu grafis ke slotnya, dengan hati-hati.

    c. Sekrup kartu grafis tersebut pada motherboard bagian belakang, agar kedudukannya kuat dan tidak goyah.


    /* Style Definitions */
    table.MsoNormalTable
    {mso-style-name:”Table Normal”;
    mso-tstyle-rowband-size:0;
    mso-tstyle-colband-size:0;
    mso-style-noshow:yes;
    mso-style-parent:”";
    mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
    mso-para-margin:0cm;
    mso-para-margin-bottom:.0001pt;
    mso-pagination:widow-orphan;
    font-size:10.0pt;
    font-family:”Times New Roman”;
    mso-ansi-language:#0400;
    mso-fareast-language:#0400;
    mso-bidi-language:#0400;}

    8. Menyiapkan Harddisk

    a. Ambil harddisk saudara, dan perhatikan bagian jumpernya. Pada jumper akan terdapat pilihan Master, Slave atau Cable Select. Saudara bisa memilih Master atau Cable Select untuk harddisk ini. Informasi ini bisa ditemukan pada permukaan harddisk.

    b. Pasang jumper pada posisi yang diinginkan. Pinset mungkin diperlukan untuk mencabut dan memasang jumper.


    /* Style Definitions */
    table.MsoNormalTable
    {mso-style-name:”Table Normal”;
    mso-tstyle-rowband-size:0;
    mso-tstyle-colband-size:0;
    mso-style-noshow:yes;
    mso-style-parent:”";
    mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
    mso-para-margin:0cm;
    mso-para-margin-bottom:.0001pt;
    mso-pagination:widow-orphan;
    font-size:10.0pt;
    font-family:”Times New Roman”;
    mso-ansi-language:#0400;
    mso-fareast-language:#0400;
    mso-bidi-language:#0400;}

    9. Memasang Harddisk ke Casing.

    a. Beberapa casing manggunakan sistem bracket yang bisa dilepas untuk memudahkan dalam pemasangan harddisk dan floppy drive.

    b. Pilihlah sekrup yang sesuai, jangan sampai terlalu besar atau terlalu panjang.

    c. Setelah selesai, bracket dipasang kembali ke casing, dengan hati-hati.

    10. Menghubungkan Harddisk ke Motherboard.

    a. Perhatikan bahwa terdapat dua tipe kabel data IDE, yaitu 80-wire dan 40-wire. Kabel 80-wire diperuntukkan bagi harddisk, dan 40-wire untuk drive-drive yang bandwidthnya lebih rendah, seperti drive CD atau DVD.

    b. Pemasangan kabel data ini tidak boleh terbalik. Disatu sisi biasanya terdapat garis merah yang menandakan posisi nomor 1.

    c. Posisi ini juga ditandai di harddisk. Normalnya posisi 1 di harddisk berada tepat di sebelah connector daya.

    d. Pilihlah sekrup yang sesuai, jangan sampai terlalu besar atau terlalu panjang.

    e. Setelah selesai, bracket dipasang kembali ke casing.

    f. Pemasangan kabel IDE ke motherboard juga tidak terbalik karena ada sebuah takik. Jika Anda tidak menemukan takik atau lubang yang merupakan ciri (tanda) untuk memudahkan pemasangan, maka Anda perhatikan pada kabel IDE disisi yang berwarna merah akan selalu dipasang pada posisi nomor 1.